Dewa United
Persija
Prediksi Dewa United vs Persija: analisis BRI Super League (31.10.2026)
Data pertandingan
Pilihan kami: Lebih dari 2,5 gol
Probabilitas model
Klasemen & performa
| 2. | Dewa United | 14 poin | LWDWW |
| 1. | Persija | 18 poin | WWLWW |
Rekor pertemuan
- 15.03.2026 Persija 1–1 Dewa United
- 29.08.2025 Dewa United 1–3 Persija
Ulasan laga Dewa United vs Persija
Dewa United menjamu Persija di Banten International Stadium, Serang, pada Sabtu 31 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB. Laga ini bagian dari pekan ke-8 BRI Super League dan mempertemukan dua tim dengan catatan yang sangat berbeda.
Performa dan klasemen
Persija memuncaki klasemen dengan 18 poin dari 7 laga, enam kali menang dan sekali kalah. Mereka sudah mencetak 17 gol dan kebobolan 6, serta meraih 6 poin dari 3 laga tandang. Dewa United berada di posisi kedua dengan 14 poin dari 7 laga, empat menang, dua seri, dan satu kalah. Catatan mereka 12 gol dicetak dan 10 kebobolan, dengan 7 poin dari 3 laga kandang.
Tiga laga terakhir Dewa United adalah kekalahan 0-4 dari Arema FC pada 25 Oktober, kemenangan 2-0 atas Persijap pada 20 Oktober, dan hasil imbang 2-2 di markas Persib Bandung pada 11 Oktober. Persija menang 2-1 atas Persik Kediri pada 26 Oktober dan 5-1 atas Arema FC pada 21 Oktober, sebelum kalah 2-3 dari Persita pada 17 Oktober.
Rekor pertemuan
Kedua tim baru dua kali bertemu di Liga 1. Dewa United kalah 1-3 dari Persija pada 29 Agustus 2025, sedangkan pertemuan terakhir pada 15 Maret 2026 berakhir 1-1. Rekor langsung ini justru berlawanan dengan pilihan kami. Satu laga hanya tercipta dua gol, sehingga sampel yang sekecil ini belum bisa menjadi patokan.
Pilihan kami
Pilihan kami adalah Lebih dari 2,5 gol, dengan tingkat keyakinan rendah. Rata-rata gol dari seluruh laga liga kedua tim yang sudah selesai musim ini adalah 3,21 gol per pertandingan, angka yang berada di atas garis 2,5. Persija sudah mencetak 17 gol dan Dewa United 12 gol dari tujuh laga masing-masing. Ini menunjukkan kecenderungan, bukan kepastian, dan rekor pertemuan yang tipis itulah alasan keyakinan kami tetap rendah.
