Langsung ke konten
Berita, analisis dan panduan olahraga · 18+ IDEN

Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin bagi Klub dengan Suporter Ricuh

Jarin Ahmed Penulis Jarin Ahmed Terakhir diperbarui 29. Oktober 2026 Waktu baca: 1 menit
Fakta diperiksa oleh Martins Lasmanis
Martins Lasmanis
Martins Lasmanis

Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pemasaran online, dan terutama berfokus pada sektor afiliasi game selama 5 tahun, Martin Lasmanis adalah seorang ahli sejati di bidangnya. Saat ini, visi Martin adalah membangun perusahaan penghasil prospek terbesar di dunia. Untungnya, kami memiliki tim yang sempurna untuk mewujudkan mimpinya!

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengancam akan menjatuhkan sanksi pengurangan poin bagi klub yang suporternya terlibat kericuhan di Super League 2026/2027. Pernyataan itu disampaikan Erick di kawasan Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Oktober 2026, malam, seusai menghadiri pemutaran film dokumenter Timnas Indonesia.

Erick menyebut sejumlah kejadian beruntun belakangan ini. Salah satunya gesekan di Banten International Stadium saat Persita Tangerang melawan Persija Jakarta, yang berlanjut dengan penyerangan suporter setelah pertandingan. Ada pula kejadian yang merenggut nyawa seorang pendukung Persib Bandung seusai laga melawan Garudayaksa FC.

Operator kompetisi I.League dan manajemen klub, menurut Erick, diminta bertindak keras. “Posisi kami PSSI jelas bahwa kami meminta liga dan klub-klub untuk bertindak tegas. Itu ada aturan mainnya semua, enggak usah diputar-putar,” kata Erick.

Liga dan klub sudah lebih dulu membatasi kehadiran suporter tim tamu di beberapa laga yang berisiko. “Ada beberapa klub yang tidak boleh away untuk lawan tertentu.”

Penanganan di dalam dan di luar stadion

Insiden di dalam dan di luar stadion, kata Erick, punya penanganan yang berbeda.

Namun untuk kericuhan di dalam pertandingan, Erick tidak memberi ruang. “Kalau di dalam pertandingan sendiri kita sudah pernah mengalami peristiwa Kanjuruhan, saya rasa tidak bisa ditoleransi. Ya, kita PSSI keras. Tidak hanya tentu klubnya ditindaklanjuti, suporter, bahkan juga pengurangan poin yang memang harus dijalankan kalau memang kondisi ini tidak bisa dijaga keharmonisan seperti yang kita harapkan,” tegas Erick.

Erick juga mengungkapkan sudah menggelar pertemuan tertutup dengan Kapolri. Komitmen PSSI dan kepolisian, menurut Erick, bakal diumumkan ke publik dalam satu hingga dua pekan ke depan.