Carrick tetap pimpin Manchester United ke markas Chelsea
Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pemasaran online, dan terutama berfokus pada sektor afiliasi game selama 5 tahun, Martin Lasmanis adalah seorang ahli sejati di bidangnya. Saat ini, visi Martin adalah membangun perusahaan penghasil prospek terbesar di dunia. Untungnya, kami memiliki tim yang sempurna untuk mewujudkan mimpinya!
Michael Carrick tetap memimpin Manchester United saat bertandang ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea. Pelatih berusia 45 tahun itu bertahan meski United belum meraih kemenangan dalam delapan laga terakhir di bawah asuhannya.
Tekanan memuncak setelah United kalah 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford. Pada laga itu Carrick mencadangkan Bruno Fernandes. Sang kapten kemudian melontarkan kritik terbuka atas taktik pelatihnya.
Bruno bukan satu-satunya. Lisandro Martinez juga bersuara, dan sasaran kritiknya mengarah ke jajaran manajemen klub. Carrick sendiri menegaskan bahwa lambaian tangannya kepada suporter seusai kekalahan dari Bournemouth bukan sinyal perpisahan.
Posisi United di klasemen menjelaskan suasana di Old Trafford. Tim itu berada di peringkat ke-16 Premier League dengan 7 poin.
Jadwal setelah Chelsea juga tidak ringan. United dijadwalkan menghadapi AS Roma di Liga Champions, lalu Aston Villa dan Liverpool di Premier League.
Laga di Stamford Bridge menjadi kesempatan pertama Carrick untuk memutus rentetan delapan laga tanpa kemenangan. Setelah itu, Roma, Aston Villa dan Liverpool datang beruntun, sehingga setiap poin dari London akan sangat berarti bagi tim yang kini tertahan di papan bawah.
